Hari Pertama Masuk Sekolah Pasca Idul Fitri 1447 H, SMKN 2 Sumbawa Besar Gelar Apel Pagi dan Halal bi Halal

Dipublikasikan pada 30 March 2026
Hari Pertama Masuk Sekolah Pasca Idul Fitri 1447 H, SMKN 2 Sumbawa Besar Gelar Apel Pagi dan Halal bi Halal

Setelah menikmati libur panjang Hari Raya Idul Fitri 1447 H / 2026 M, seluruh warga SMKN 2 Sumbawa Besar kembali melaksanakan aktivitas pembelajaran seperti biasa. Hari pertama masuk sekolah diawali dengan kegiatan apel pagi yang berlangsung dengan tertib dan penuh khidmat di lapangan upacara sekolah.

 

Apel pagi tersebut diikuti oleh seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan sebagai bentuk kedisiplinan serta semangat baru dalam memulai kegiatan belajar mengajar pasca libur lebaran. Setelah apel selesai, kegiatan dilanjutkan dengan acara halal bi halal yang berlangsung dengan suasana hangat, penuh kebersamaan, dan saling memaafkan.

 

Dalam sambutannya, Kepala Satuan Pendidikan, Bapak Khaeruddin, S.Pd., M.Pd., menyampaikan pesan penting kepada seluruh peserta didik untuk tetap mempertahankan kebiasaan-kebiasaan baik yang telah dijalankan selama bulan suci Ramadhan. Beliau menekankan bahwa nilai-nilai seperti disiplin, kejujuran, kesabaran, dan kepedulian sosial hendaknya terus dijaga dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu, beliau juga mengingatkan pentingnya menjaga hubungan baik antar sesama, baik di lingkungan sekolah maupun di lingkungan keluarga. Secara khusus, beliau mengajak para siswa untuk selalu menghormati dan berbakti kepada orang tua. Dalam kesempatan tersebut, beliau juga mengutip hadis Rasulullah ﷺ sebagai pengingat pentingnya berbakti kepada orang tua:

 

رَغِمَ أَنْفُهُ، ثُمَّ رَغِمَ أَنْفُهُ، ثُمَّ رَغِمَ أَنْفُهُ. قِيلَ: مَنْ يَا رَسُولَ اللَّهِ؟ قَالَ: مَنْ أَدْرَكَ وَالِدَيْهِ عِنْدَ الْكِبَرِ أَحَدَهُمَا أَوْ كِلَيْهِمَا، ثُمَّ لَمْ يَدْخُلِ الْجَنَّةَ (رواه مسلم : 2551)

 

Artinya: “Sungguh merugi, sungguh merugi, sungguh merugi.” Lalu ditanyakan, “Siapa wahai Rasulullah?” Beliau menjawab, “Orang yang mendapati kedua orang tuanya di masa tua, salah satu atau keduanya, namun tidak (menjadikannya sebab) ia masuk surga.”
(HR. Muslim : 2551).

 

Beliau menegaskan bahwa pengorbanan orang tua, terutama ibu yang telah mengandung selama sembilan bulan dan ayah yang bekerja keras mencari nafkah, harus menjadi alasan utama bagi setiap anak untuk berbakti dan menghormati mereka.

Kegiatan halal bi halal pun menjadi momen yang penuh makna, di mana seluruh warga sekolah saling bersalaman, bermaaf-maafan, serta mempererat tali silaturahmi setelah menjalani ibadah di bulan Ramadhan.

 

Dengan semangat baru pasca Idul Fitri, diharapkan seluruh siswa dapat kembali fokus dalam belajar dan terus meningkatkan prestasi, serta menjaga akhlak dan karakter yang baik dalam kehidupan sehari-hari.